ANALISIS PENGGUNAAN PREFIKS NEGATIF 非~、不~、無 ~、DAN 未~ DALAM BAHASA JEPANG

SABIL, HADANI (2017) ANALISIS PENGGUNAAN PREFIKS NEGATIF 非~、不~、無 ~、DAN 未~ DALAM BAHASA JEPANG. Skripsi thesis, Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA.

[img] Text
S1-2017-43131520131012-FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Cabang ilmu linguistik yang mempelajari tentang kata dan proses pembentukannya disebut dengan morfologi, dalam bahasa Jepang dikenal dengan istilah keitairon. Proses pembentukan kata pada keitairon disebut gokeisei. Pengimbuhan atau afiksasi, sangat berperan penting dalam proses pembentukan kata. Dalam bahasa Jepang afiksasi dikenal dengan istilah setsuji. Secara umum setsuji terbagi tiga yaitu, settouji atau awalan, setsuchuuji atau sisipan, dan setsubiji atau akhiran. Bahasa Jepang memiliki beberapa kata yang berbeda tetapi memiliki makna yang sama. Dalam bahasa Jepang ketika ingin menyatakan suatu negasi dari suatu kata biasanya dipakai settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~. Settouji adalah kata yang melekat sebelum kata dasar. Karena memiliki arti dan fungsi yang sama, penggunaan settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~ tersebut sulit untuk dibedakan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti meneliti penggunaan settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~ dalam kalimat bahasa Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami lebih dalam penggunaan, fungsi, serta untuk mengetahui apakah keempatnya dapat saling menggantikan atau tidak. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis isi, analisis makna, serta menggunakan studi pustaka. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah buku-buku yang didalamnya terdapat kata-kata yang menggunakan settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~. Data dalam penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang didalamnya terdapat kosakata yang menggunakan settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~. Dari hasil temuan menunjukkan bahwa settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~ merubah kata dasar menjadi bentuk negasi atau lawan katanya. Settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~ juga bisa saling menggantikan namun tergantung pada nuansa penggunaannya. Tetapi tidak selalu settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~ dapat saling menggantikan satu sama lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIMEmail
SABIL, HADANINIM43131520131012UNSPECIFIED
contributors:
ContributionContributionsNIDN/NIDKEmail
Pembimbing 1Sudjianto, SudjiantoNIDN0005065906sudjianto@stba-jia.ac.id
Pembimbing 2Sunarni, AniNIDN0418098202ani.s@stba-jia.ac.id
Uncontrolled Keywords: morfologi, pembentukan kata, settouji hi~, fu~, mu~, dan mi~.
Subjects: Bahasa dan Sastra > Program Studi Bahasa Asing > Ilmu Linguistik
Bahasa dan Sastra > ILMU BAHASA ASING > Sastra (dan Bahasa) Jepang
Divisions: Program Studi Sastra Jepang
Depositing User: Iwan Kurniawan, S.Sos.
Date Deposited: 25 May 2022 03:04
Last Modified: 25 May 2022 03:04
URI: http://repository.stba-jia.ac.id/id/eprint/613

Actions (login required)

View Item View Item