ANALISIS MAKNA VERBA TSUKERU SEBAGAI POLISEMI DALAM BAHASA JEPANG

Hermawan, Fajar (2020) ANALISIS MAKNA VERBA TSUKERU SEBAGAI POLISEMI DALAM BAHASA JEPANG. Skripsi thesis, Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA.

[img] Text
1. S1-2020-431315.2016.0037-COVER.pdf

Download (65kB)
[img] Text
2. S1-2020-43131.52016.0037-ABSTRAK.pdf

Download (203kB)
[img] Text
3. S1-2020-43131.52016.0037-DAFTAR ISI.pdf

Download (215kB)
[img] Text
4. S1-2020-43131.52016.0037-BAB I.pdf

Download (288kB)
[img] Text
5. S1-2020-43131.52016.0037-BAB V.pdf

Download (212kB)
[img] Text
6. S1-2020-43131.52016.0037-DAFTAR ACUAN.pdf

Download (118kB)
[img] Text
7. S1-2020-43131.52016.0037-FULL.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Polisemi (tagigo) adalah kata yang memiliki makna lebih dari satu. Hampir semua kelas kata memiliki polisemi, tidak terkecuali dengan verba tsukeru「つける」S. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan makna yang terdapat pada verba tsukeru「つける」 serta hubungan antar makna verba tsukeru「つける」 yang dipengaruhi oleh gaya bahasa. Pengumpulan data dilakukan dengan menjaring kalimat yang mengandung verba tsukeru「つける」yang diambil dari sumber data berupa koran digital Asahi Shinbun, Jakarta Shinbun dan Nihohogo So-Matome. Data dianalisis dengan cara menentukan klasifikasi makna verba tsukeru「つける」. Contoh kalimat yang akan dianalisis berdasarkan makna tersebut diklasifikasikan berdasarkan jenis maknanya. Selanjutnya, hubungan antara makna yang dimiliki verba tsukeru「つける」dideskripsikan dengan menganalisis gaya bahasa yang menentukan perluasan maknanya. Dari sumber data yang diperoleh disimpulkan bahwa terdapat 10 makna verba tsukeru「つける」 yaitu: 1) menjadikan keadaan benda dengan benda lain menjadi satu atau tidak terpisahkan, 2) menyertakan suatu benda kecil ke benda utama, 3) melekat, menembus, 4) membuntuti dari belakang / melacak jejak, 5) meninggalkan hasil dari suatu tindakan pada benda, 6) menghasilkan bunga atau menghasilkan buah, 7) menyalakan, 8) tambahan/ menambahkan, 9) memfungsikan perasan dan kekuatan, 10) membuat sebuah harapan atau keputusan. Adapun perluasan makna yang terjadi pada verba tsukeru「つける」 dipengaruhi oleh 1 gaya bahasa, yaitu metonimi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Hermawan, FajarNIM43131520160037hermawanfajar438@gmail.com
contributors:
ContributionContributionsNIDN/NIDKEmail
Pembimbing 1Hamidah, AamNIDN0420087003aam.h@stba-jia.ac.id
Pembimbing 2Najmudin, OninNIDN0415058303onin.n@stba-jia.ac.id
Uncontrolled Keywords: Polisemi, Verba, Tsukeru
Subjects: Bahasa dan Sastra > Program Studi Bahasa Asing > Ilmu Linguistik
Bahasa dan Sastra > ILMU BAHASA ASING > Sastra (dan Bahasa) Jepang
Divisions: Program Studi Sastra Jepang
Depositing User: Perpustakaan JIA
Date Deposited: 08 Nov 2021 06:49
Last Modified: 08 Nov 2021 06:49
URI: http://repository.stba-jia.ac.id/id/eprint/43

Actions (login required)

View Item View Item