PERGESERAN PERAN SAMURAI SEBELUM DAN SESUDAH ERA MEIJI

NINGRUM, WAHYU PUSPITA (2021) PERGESERAN PERAN SAMURAI SEBELUM DAN SESUDAH ERA MEIJI. Skripsi thesis, Sekolah Tinggi Bahasa Asing JIA.

[img] Text
S1-2021-4313152017-BAB V.pdf

Download (339kB)
[img] Text
S1-2021-4313152017117-BAB I.pdf

Download (327kB)
[img] Text
S1-2021-4313152017117-Daftar Acuan.pdf

Download (301kB)
[img] Text
S1-2021-4313152017117-Abstrak_Yoshi.pdf

Download (345kB)
[img] Text
S1-2021-4313152017117-Cover.pdf

Download (131kB)
[img] Text
S1-2021-43143152017117-Daftar isi.pdf

Download (239kB)
[img] Text
S1-2021-4313152017117-SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Jepang merupakan negara Asia paling maju dan setara dengan kemajuan negara Barat lainnya memiliki tradisi, budaya serta sejarah yang begitu menarik perhatian berbagai peneliti di dunia. Penelitian dengan judul “Pergeseran Peran Samurai Sebelum dan Sesudah Era Meiji”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti peran samurai di era Edo yang mengalami pergeseran saat memasuki era Meiji. Memiliki rumusan masalah apa saja peran samurai di era Edo dan Meiji, faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya pergeseran peran samurai di era Meiji dan apakah pergeseran peran samurai memiliki dampak pada kehidupan samura di era Meiji. Sebagai objek penelitian ini adalah samurai dan metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jepang terkenal dengan sejarah samurai nya yang tidak takut dengan kematian dan sangat setia dengan tuannya, samurai yang identic dengan peran kemiliterannya, ternyata memiliki peran lain di bidang administrasi pengelolaan han. Namun peran mereka tidak bertahan lama sejak memasuki era Meiji yang melakukan banyak pembaharuan terhadap peraturan lama. status samurai tidak dihiangkan secara permanen oleh pemerintah Meiji, melainkan lebih mempersempitnya. Samurai terdahulu dengan pangkat tinggi dan menengah tetap mendapatkan status samurai mereka (shizoku), namun samurai sebelumnya dengan pangkat rendah digolongkan sebagai warga biasa (Heimin). Sistem kemiliteran pun tidak bergantung lagi dengan samurai karena warga biasa juga dapat berpartisipasi. Peran mereka pun bergeser yang sebelumnya cenderung dalam kemiliteran dan politik, kini tersebar dalam berbagai bidang seperti pertanian, manufaktur, bisnis, dan pendidikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Creators:
CreatorsNIMEmail
NINGRUM, WAHYU PUSPITANIM43131520170119UNSPECIFIED
contributors:
ContributionContributionsNIDN/NIDKEmail
Pembimbing 1Sudjianto, SudjiantoNIDN0005065906sudjianto@stba-jia.ac.id
Pembimbing 2Aprilianti, RahayuNIDN0412048501rahayu.a@stba-jia.ac.id
Uncontrolled Keywords: Samurai, Era Edo, Era Meiji, Pergesan Peran
Subjects: Bahasa dan Sastra > ILMU BAHASA ASING > Sastra (dan Bahasa) Jepang
Bahasa dan Sastra > Program Studi Bahasa Asing > Sejarah
Divisions: Program Studi Sastra Jepang
Depositing User: Iwan Kurniawan, S.Sos.
Date Deposited: 14 Mar 2022 06:47
Last Modified: 14 Mar 2022 06:47
URI: http://repository.stba-jia.ac.id/id/eprint/324

Actions (login required)

View Item View Item